Bisnis yang Tak Direncanakan

Bisnis yang Tak Direncanakan

Mungkin ini pengalaman pertama saya dalam dunia bisnis, sesuatu yang saya sendiri belum mengerti ternyata yang saya lalukan itu masuk dalam kategori berbisnis.

Kejadian ini terjadi sekitar 13 tahun yang lalu ketika saya masih menginjak di usia antara 9-10 tahun, yang awalnya hanya sekedar sebuah hobi dari anak kecil yang belum banyak mengerti tentang mencari uang, tapi bisa di jadikan sebuah lahan untuk berbisnis yang lumayan menguntungkan.

Asal Sebuah Aset

Asal Sebuah Aset
Sumber : Pixabay

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, ini hanya sekedar sebuah hobi yang kebetulan mendapatkan respon positif dari calon-calon konsumen, sesuatu yang tak direncanakan.

Pada saat masih kecil saya memang suka memelihara ikan-ikan hias, hanya sekedar untuk senang-senang ya biasa seperti anak kecil pada umumnya. Tapi kebetulan kolam ikan yang saya buat lebih besar dari kolam ikan teman-teman yang lain sehingga ikan yang saya pelihara pun lebih banyak dari yang lain.

Kejadian tak terduga pun terjadi, ketika teman-teman main ke rumah saya mereka melihat ikan-ikan saya lebih  banyak dan terlihat bagus-bagus, awalnya mungkin hanya sebuah perkataan iseng-iseng yang kebetulan saat itu saya respon dengan baik.

Teman: gimana ini kalau ikannya saya beli?

Dengan melihat ikan-ikan yang saya punya lumayan banyak, gapapa lah kalau di kurangi sedikit. Akhirnya saya pun mengiyakan permintaan teman tadi, dengan harga seperti para penjual umumnya.

Iklan Berjalan

Iklan Berjalan
Sumber : Pixabay

Setelah kejadian ada salah satu teman yang membeli ikan kemarin, akhirnya berita pun menyebar ke teman-teman yang lain, satu persatu dari teman-teman pun mulai tertarik.

Dengan berjalannya waktu pembeli ikan koleksi-koleksi saya pun mulai banyak berdatangan yang awalnya hanya dari teman-teman main akhirnya menyebar ke teman-teman di sekolah, setelah beberapa lama lagi akhirnya ada juga yang datang dari orang-orang yang belum saya kenal.

Iklan berjalan, memang iklan dari telinga ke telinga sangat besar pengaruhnya, dalam beberapa hari saja para pembeli banyak yang berdatangan, dengan semakin banyaknya pembeli akhirnya ikan koleksi yang saya punya pun mulai menipis.

Pengembangan Aset

Pengembangan Aset
Sumber : Pixabay

Awalnya hanya sebuah ikan koleksi, tapi setelah melihat respon yang positif dari teman-teman dan berita tentang saya berjualan ikan pun sudah menyebar lumayan jauh hingga ke desa sebelah. Akhirnya saya meminta ke orang tua untuk membelikan ikan-ikan lagi dalam jumlah banyak untuk mengisi kolam yang sudah mulai kosong, dengan menambah beberapa koleksi ikan yang berbeda.

Dengan koleksi-koleksi ikan yang mulai bervariasi dan lebih banyak, pembeli pun semakin banyak yang berdatangan dengan membawa teman-teman baru mereka, untuk mencoba membeli ikan dari penjual yang seumuran dengan mereka 😀 .

Ketertarikan Orang Tua

 

Ketertarikan Orang Tua
Sumber : Pixabay

Jualan saya pun dari hari ke hari semakin banyak pembeli yang berdatangan. Dengan melihat kejadian ini akhirnya orang tua tertarik untuk ikut mengembangkan jualan yang saya jalankan ini.

Ini juga salah satu kejelian yang harus kita miliki, ketika kita melihat sesuatu yang potensial harus segera di manfaatkan dengan baik jangan sampai terlewat atau tertinggal. Ada sebuah istilah yang mengatakan “Peluang adalah emas” istilah ini memang tidak mengada-ngada, peluang memang di ibaratkan sebagai emas yang bernilai yang sayang jika harus dilewatkan.

Ada juga sebuah perkataan yang mengingatkan saya atas kejadian ini “Jika anda ingin menjadi seorang pengusaha sukses, maka jangan sekali-sekali mengabaikan peluang usaha yang ada yang sebenarnya banyak disekitar kita” Mungkin inilah salah satu peluang yang di maksud.

Kita kembali ke cerita, akhirnya setelah semuanya di pikirkan matang-matang, orang tua saya mulai membuat kolam-kolam baru yang lebih besar dan bisa menampung lebih banyak koleksi ikan-ikan lainnya, untuk lebih menarik para calon pembeli yang akan berkunjung ke kolam baru kami.

Masa-masa Emas

Masa-masa Emas
Sumber : Pixabay

Istilah mengambil peluang emas pun sudah kita lakukan, setelah bertambahnya kolam-kolam baru yang lebih besar dan koleksi-koleksi ikan yang lebih banyak dan lengkap, para pelanggan pun makin banyak lagi yang berdatangan dengan membawa kawanan-kawanan mereka masing-masing.

Yang awalnya hanya bermula dari seorang anak kecil yang kebetulan pas saat mengambil kesempatan, akhirnya peluang besar pun di tangkap dan di manfaatkan dengan baik.

Dari hari ke hari pun usaha berjualan ikan sudah mulai memasuki masa-masa keemasan, yang membuat saya dan orang tua mulai merasakan keramaian di rumah, yang awalnya hanya ada beberapa suara anak kecil sekarang sudah mulai mendengar puluhan suara berbeda dari anak-anak lainnya.

 

Mulai Merambah Usaha Lain

Mulai Merambah Usaha Lain
Sumber : Pixabay

Dengan melihat keramaian dan mendengar suara-suara anak kecil yang sudah mulai banyak, terlintaslah di pikiran untuk memanfaatkan lagi suasana seperti ini sebagai peluang emas yang kedua.

Setelah melihat semua kesempatan yang ada, akhirnya orang tua pun mulai merambah ke usaha-usaha lainnya, mulai dari hanya menjual ikan saja sekarang sudah mulai menjual pakan ikan dan perlengkapan-perlengkapan lainnya yang berkaitan dengan ikan.

Untuk memanfaatkan peluang ini orang tua juga tidak hanya mengembangkan tentang usaha ikannya, melainkan mulai merambah ke usaha-usaha makanan yang di sukai anak-anak, mulai dari jajanan-jajanan yang instan hingga jajanan tradisional lainnya seperti darlik (dadar cilik/ dadar di balik, antara itu lupa kepanjangan dari istilah ini) dan lain-lain.

Walaupun artikel pengalaman yang saya tulis berjudul “Bisnis yang Tak Direncanakan” tapi dengan kita melihat dan membaca semua peluang yang ada di hadapan kita, bisnis yang tak direncanakan pun bisa menjadi bisnis yang terencana/ tersusun dengan sendirinya dan memiliki penghasilan yang lumayan.

Tips-tips Dari Ahli

Tips-tips Dari Ahli
Sumber : Pixabay

Ini akan sedikit menambahkan tentang tips-tips dari para ahli yang saya dapatkan dari forum-forum bisnis dan website-website bisnis, yang semua isinya kurang lebih sama.

Berikut Tips Cara Memanfaatkan Peluang Usaha:

  1. Melakukan Riset Pasar : Jelas ketika ingin membuka bisnis usaha, anda harus melakukan pendataan mengenai pasar produk apa yang unggul, agar produk yang anda jual atau tawarkan dapat diterima oleh konsumen. Dalam menjalankan usaha bisnis jelas ada pesaing jadi anda juga harus melakukan pendataan terhadap pesaing anda mulai dari kompetisi harga sampai karakteristik konsumen. Hal ini dapat memprediksikan usaha anda apakah mampu bertahan atau tidak.
  2. Mempersiapkan dan menyusun rencana (market plan), mencakup target pasar produk, target pendapatan perbulan, biaya operasional dll.
  3. Patuh terhadap aturan, dengan kata lain tidak melanggar aturan dari pemerintah setempat,atau melanggar norma-norma yang berlaku di masyarakat, misalnya membuka usaha minuman keras dan lain-lain.
  4. Strategi Pemasaran yang tepat sasaran.
  5. Jika ke empat poin dasar diatas sudah kita lakukan, maka hal yang paling penting adalah mempraktekannya. Anda harus berani memulai wirausaha atas ide-ide anda sehingga anda akan tahu peluang usaha yang sedang dijalankan adalah peluang usaha yang benar-benar bagus.

Selain kisah pengalaman di atas, ini juga bisa menjadi acuan untuk memanfaatkan sebuah peluang usaha yang akan kita kembangkan.

Mungkin sekian pengalaman yang bisa saya ceritakan dan sedikit tips yang bisa dibagikan semoga bisa bermanfaat dan menginspirasi. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Leave a Reply