21+ Contoh Dinding Batu Alam Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

21+ Contoh Dinding Batu Alam Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Rumah dengan dinding batu alam di masa modern ini sangat banyak diminati, karena desainnya yang terlihat lebih mewah dan elegant. Selain itu material batu alam mudah didapatkan, desainnya juga dirasa cocok dengan iklim tropis yang ada di Indonesia.

Di sini kita akan melihat 21+ contoh yang bisa dijadikan referensi. Namun sebelum kita lihat contoh-contoh dinding rumah batu alam, perlu kita ketahui dahulu apa saja kelebihan dan kekurangan dari dinding rumah batu alam minimalis ini.

Kelebihan dan Kekurangan Batu Alam Untuk Rumah

Rumah Batu alam
Sumber : homestratosphere.com

Beberapa kelebihan dan kekurangan batu alam minimalis yang perlu kita pertimbangkan sebelum memilih batu alam ini.

Kelebihan Batu Alam Untuk Rumah

1. Berkesan Natural dan Mewah

Desain rumah yang menggunakan batu alam akan terlihat lebih alami dan natural, karena memang material nya diambil dari alam sehingga berdampak langsung ke rumah, apalagi ditambah dengan tema rumah yang di pakai lebih kepada tema tradisional.

Batu alam juga akan menambah nilai estetika rumah Anda yang membuat rumah terlihat elegan dan mewah, bahkan walaupun rumah Anda memiliki ukuran minimalis. Saat ini perumahan-perumahan elit di perkotaan sudah banyak yang menggunakan batu alam sebagai material nya, karena memiliki kesan yang mewah.

2. Ukuran Fleksibel, Dapat Disesuaikan Dengan Kebutuhan

Batu alam memiliki berbagai macam ukuran, mulai dari yang berukuran kecil hingga besar, dan bentuknya juga bermacam-macam pula.

Dengan ini tentunya menjadi keuntungan tersendiri, karena Anda dapat mendesain nya sesuai dengan selera dan fleksibel, dapat disesuaikan dengan selera, tidak monoton dan tentu hasilnya juga akan lebih indah untuk dipandang.

3. Rumah Dapat Menjadi Lebih Berwarna

Batu alam tidak hanya memiliki ukuran dan bentuk yang bermacam-macam, seperti yang disebutkan sebelumnya. Tapi juga memiliki varian warna yang bermacam-macam pula dan cukup banyak.

Anda bisa memilih warna yang menjadi favorit untuk desain rumah, sesuai dengan selera dan tentunya akan membuat rumah semakin indah dan lebih berwarna.

4. Harga Jual Rumah Akan Lebih Mahal

Dengan desain yang terkesan natural dan mewah, tentunya akan membuat rumah dengan hiasan batu alam ini memiliki harga yang cukup tinggi ketika kita jual.

Kekurangan Batu Alam Untuk Rumah

1. Warna Tidak Seragam

Salah satu kekurangan desain rumah batu alam yaitu warna yang tidak seragam, namun dari kekurangan ini sebenarnya bisa menjadi keunikan tersendiri yang dimiliki batu alam.

Tetapi untuk membuat warna yang tidak seragam ini menjadi indah butuh keterampilan tersendiri dalam pemasangan nya.

2. Memiliki Pori-Pori yang Besar

Kekurangan ini tidak untuk semua batu alam, namun ada sebagian batu alam yang memiliki pori-pori besar, dan ini juga akan menimbulkan sedikit masalah seperti  air mudah meresap dalam batu dan membuat batu berlumut.

Tetapi hal ini dapat diatasi dengan menambah pelapis agar air tidak mudah masuk, dan setelah dipasang sebaiknya juga diolesi cairan anti lumut sampai tiga lapisan, agar batu alam tidak mudah berlumut.

3. Material yang Berat

Batu alam ini memiliki material yang cenderung berat dibanding dengan material lainnya. Hal ini cukup merepotkan ketika proses pemasangan dan membutuhkan bantuan ekstra.

Selain itu jika Anda memutuskan untuk menggunakan batu alam ini pada bangunan bertingkat, harus dipastikan dahulu struktur bangunan harus kuat, supaya dinding tidak mudah retak dan tidak akan roboh.

4. Harga Lebih Mahal Dibanding Keramik

Harga batu alam sendiri terkenal lebih mahal dibanding dengan harga keramik, ketika kita gunakan hanya untuk sekedar hiasan dinding.

Tetapi ketika kita lihat dari segi lain, seperti memiliki kesan segar, natural dan alami yang tidak didapatkan dari yang lain, tentu dengan harga yang sedikit mahal tidak menjadi hambatan. Kualitas yang didapatkan sebanding dengan harga.

Contoh Dinding Teras Batu Alam Minimalis

Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 1
Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 2
Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 3
Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 4
Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 5
Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 6
Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 7
Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 8
Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 9
Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 10
Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 11
Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 12
Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 13
Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 14
Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 15
Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 16
Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 17
Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 18
Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 19
Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 20
Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 21
Contoh Batu Alam Minimalis
Contoh 22

 

Itulah beberapa contoh dinding batu alam yang bisa dijadikan referensi ketika membangun rumah.

Teknik Finishing Batu Alam

Dari contoh-contoh batu alam minimalis di atas, kalau kita lihat hampir semuanya memiliki bentuk-bentuk yang berbeda. Dan ternyata bahan bangunan alami ini memiliki beberapa bentuk finishing tersendiri dan berbagai proses finishing permukaan batu alam ini dapat menghasilkan variasi yang hampir tak terbatas.

Berikut beberapa bentuk unik finishing batu alam :

1.  Finishing Acid

Batu Alam Minimalis
Sumber : Arsitag.com

Teknik Finishing Acid ini menggunakan cairan asam tertentu dalam proses pengerjaan nya, yang menghasilkan beragam tekstur cantik berdasarkan komposisi asam yang digunakan. Dengan teknik acid, batu alam akan terlihat mengkilap meskipun tekstur nya kasar.

2. Graveer (Alur Mesin)

Batu Alam Minimalis
Sumber : Arsitag.com

Teknik ini bisa menggunakan mesin maupun manual. Kalau kita lihat di depan rumah yang menggunakan batu alam minimalis banyak yang menggunakan teknik graveer ini, mulai dari dinding, retaining wall, pagar, pilar, hingga kolam (wall pond).

3. Poles (Polished)

Batu Alam Minimalis
Sumber : Rumahuni.com

Batu alam yang menggunakan teknik poles (polished) menghasilkan kesan yang halus dan licin. Berbeda dengan teknik finishing acid, cara ini dilakukan dengan menggunakan mesin. Batu alam dengan teknik ini banyak diaplikasikan untuk bagian eksterior maupun interior bangunan.

4. Semipoles (Honed)

Batu Alam Minimalis
Sumber : Arsitag.com

Teknik ini hampir sama dengan teknik poles di atas. Bedanya, kalau kita lihat dari hasil akhir, semipoles terkesan lebih doff atau blur, artinya tidak mengkilap seperti teknik poles. Cara pengerjaan nya pun bisa dibilang sama, hanya saja menggunakan jenis mesin yang berbeda dari teknik poles.

5. Rata Bakar

Batu Alam Minimalis
Sumber : Arsitag.com

Teknik rata bakar ini dilakukan dengan cara membakar batu alam menggunakan gas elpiji dan oksigen, yang akan menghasilkan permukaan batu kasar, tetapi terlihat lebih alami dan memiliki spektrum warna yang berbeda. Teknik ini cocok diaplikasikan untuk bagian eksterior maupun interior bangunan seperti dinding, lantai, teras, carport, dan lain-lain.

6. Rata Alam

Batu Alam Minimalis
Sumber : Arsitag.com

Teknik rata alam ini dilakukan secara manual dengan cara ditatah. Alat yang digunakan adalah palu dan paku bobok, yang menampilkan kesan natural. Namun, bentuk dari teknik ini lebih “ekstrem” atau permukaannya sangat tidak beraturan. Hampir semua jenis batu alam dapat dibentuk dengan teknik ini. Finishing ini biasanya diaplikasikan pada bagian eksterior bangunan seperti dinding, pilar, dan pagar.

7. Rata Mesin

Batu Alam Minimalis
Sumber : Arsitag.com

Teknik rata mesin ini menggunakan mesin dalam pengolahan nya dan menghasilkan tampilan yang alami, halus, tetapi tidak mengkilap. Hampir semua jenis batu alam dapat diproses dengan teknik rata mesin ini.

Itulah 21+ contoh rumah batu alam dan sedikit pengetahuan tentang teknik finishing batu alam. Semoga menginspirasi.

Leave a Reply